PUTRA DHARMASRAYA

7 Oktober 2009

Pembelajaran Tematik I

Diarsipkan di bawah: Bahan ajar diklat — elpramwidya @ 14:22

A. Latar Belakang Pembelajaran Tematik

Peserta didik yang berada pada sekolah dasar kelas satu, dua, dan tiga berada pada rentangan usia dini. Pada usia tersebut seluruh aspek perkembangan kecerdasan seperti IQ, EQ, dan SQ tumbuh dan berkembang sangat luar biasa. Pada umumnya tingkat perkembangan masih melihat segala sesuatu sebagai satu keutuhan (holistik) serta mampu memahami hubungan antara konsep secara sederhana. Proses pembelajaran masih bergantung kepada objek-objek konkrit dan pengalaman yang dialami secara langsung. (lagi…)

27 Agustus 2009

Lesson Study

Diarsipkan di bawah: Bahan ajar diklat — elpramwidya @ 14:22

A. Pendahuluan

foto smpg1Salah satu masalah atau topik pendidikan yang belakangan ini menarik untuk diperbincangkan yaitu tentang Lesson Study, yang muncul sebagai salah satu alternatif guna mengatasi masalah praktik pembelajaran yang selama ini dipandang kurang efektif. Seperti dimaklumi, bahwa sudah sejak lama praktik pembelajaran di Indonesia pada umumnya cend rung dilakukan secara konvensional yaitu melalui teknik komuni kasi oral. Praktik pembelajaran konvesional semacam ini lebih cende rung menekankan pada bagaimana guru mengajar (teacher-centered) dari pada bagaimana siswa belajar (student-centered), dan secara keseluruhan hasilnya dapat kita maklumi yang ternyata tidak banyak memberikan kontribusi bagi peningkatan mutu proses dan hasil pembelajaran siswa. (lagi…)

19 Juli 2009

Perubahan Sistem Penilaian Dalam KTSP 2009

Diarsipkan di bawah: Bahan ajar diklat — elpramwidya @ 14:22

Bab I
Pendahuluan

A. Latar Belakang

Ditetapkannya Undang-Undang Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional dan Peraturan Pemerintah Nomor 19 tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan membawa implikasi terhadap sistem dan penyelenggaraan pendidikan termasuk pengembangan dan pelaksanaan kurikulum. Kebijakan pemerintah tersebut mengamanat kan kepada setiap satuan pendidikan dasar dan menengah untuk mengembangkan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). (lagi…)

11 Juni 2009

Manajemen Kesiswaan

Diarsipkan di bawah: Bahan ajar diklat — elpramwidya @ 14:22

BAB I
PENDAHULUAN
siswa

A. Latar Belakang
Manajemen peserta didik termasuk salah satu substansi manajemen pendidikan. Manajemen peserta didik menduduki posisi strategis, karena sentral layanan pendidikan, baik dalam latar institusi persekolahan maupun yang berada di luar latar institusi persekolahan, tertuju kepada peserta didik. Semua kegiatan pendidikan, baik yang berkenaan dengan manajemen akademik, layanan pendukung akademik, sumber daya manusia, sumber daya keuangan, sarana prasarana dan hubungan sekolah dengan masyarakat, senantiasa diupayakan agar peserta didik mendapatkan layanan pendidikan yang andal. Berdasarkan pertimbangan tersebut, maka manajemen peserta didik (kesiswaan) perlu dibekalkan kepala kepala sekolah atau calon kepala sekolah melalui pendidikan dan pelatihan. (lagi…)

Manajemen Ketatausahaan Sekolah

Diarsipkan di bawah: Bahan ajar diklat — elpramwidya @ 14:22

BAB I
PENDAHULUAN

A.Latar Belakang
Direktorat Jenderal Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependi dikan, Depdiknas merupakan Direktorat Jenderal yang dibentuk melalui PP No. 8 Tahun 2005. Salah satu direktorat di bawahnya adalah Direktorat Tenaga Kependidikan, yang mempunyai tugas pokok melaksanakan penyiapan bahan perumusan kebijakan, pemberian bimbingan teknis, supervisi, dan evaluasi di bidang pembinaan tenaga kependidikan pada pendidikan formal. (lagi…)

Manajemen Keuangan Sekolah (2009)

Diarsipkan di bawah: Bahan ajar diklat — elpramwidya @ 14:22

BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Permasalahan yang dihadapi dunia pendidikan di Indonesia adalah pemerataan, mutu dan relevansi serta efektivitas manajemen pendidikan. Manajemen pendidikan yang sentralistik yang kita laksanakan selama pemerintahan Orde Baru, dipandang kurang mendorong terjadinya demokratisasi pengelolaan pendidikan. Manajemen pendidikan yang sentralistik tidak dapat mengakomodasi perbedaan keragaman atau kepentingan baik untuk daerah, sekolah maupun peserta didik, serta mematikan partisipasi masyarakat dalam proses pendidikan. (lagi…)

Manajemen Keuangan Sekolah

Diarsipkan di bawah: Bahan ajar diklat — elpramwidya @ 14:22

MANAJEMEN KEUANGAN SEKOLAH
(sumber Diklat TOT Calon kepala Sekolah) (lagi…)

3 Juni 2009

Instrumen Penilaian

Diarsipkan di bawah: Bahan ajar diklat — elpramwidya @ 14:22

INSTRUMEN PENILAIAN PEMBELAJARAN BERMUATAN IMTAQ
(sumber modul TOT Imtaq, Malang 2009)

A. Tes
Pembahasan penyusunan tes/soal, sesungguhnya pola berfikirnya mengacu pada taksonomi Bloom merujuk pada taksonomi yang dibuat untuk tujuan pendidikan. Taksonomi ini pertama kali disusun oleh Benjamin S. Bloom pada tahun 1956. Dalam hal ini, tujuan pendidikan dibagi menjadi beberapa domain (ranah, kawasan) dan setiap domain tersebut dibagi kembali ke dalam pembagian yang lebih rinci berdasarkan hirarkinya. (lagi…)

Pemetaan Materi Imtaq

Diarsipkan di bawah: Bahan ajar diklat — elpramwidya @ 14:22

STRATEGI PEMETAAN MATERI
(sumber Modul TOT Imtaq, Malang 2009)

A. Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar
1. Aspek Perilaku
Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar memiliki aspek perilaku yaitu kata kerja yang mengawali setiap standar kompetensi dan kompetensi dasar. Ada berbagai macam kata kerja misalnya menghargai, memahami, mendeskripsikan, menjelaskan, mengkaji, mengevaluasi, menganalisis, menentukan sikap, menunjukkan sikap, menampilkan peran, menampilkan sikap, mempresentasikan dan sebagainya. Aspek perilaku tersebut bermuatan kognitif, afektif dan psikomotor yang akan menjadi dasar perolehan ketrampilan atau kemampuan dalam pengelolaan proses pembelajaran. Sehingga dalam proses pembelajaran tersebut dapat diintegrasikan pilar belajar untuk beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. (lagi…)

22 April 2009

Model Pembelajaran di SMK

Diarsipkan di bawah: Bahan ajar diklat, Uncategorized — elpramwidya @ 14:22

KATA PENGANTAR

Sebagaimana diamanatkan oleh Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan, Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) telah menyelesaikan Standar Isi dan Standar Kompetensi Lulusan yang kemudian dikukuhkan menjadi Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 22 dan Nomor 23 Tahun 2006, serta Nomor 24 Tahun 2006 yang disempurnakan dengan Nomor 6 tahun 2007 tentang ketentuan pelaksanaannya. BSNP juga telah menerbitkan Panduan Penyusunan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan Jenjang Pendidikan Dasar dan Menengah. (lagi…)

Halaman Berikutnya »

Blog pada WordPress.com.